Senin, 30 Desember 2013

Coretan kisah alasan

Gelap mengajarkan aku akan datangnya terang 
Sedih mengantarkan aku pada pintu kebahagiaan
Rindu memberikan aku arti sebuah perjumpaan
Cinta menyatukan dua hati insan tanpa alasan

     Setiap kali aku berpikir akan gelap, satu alasan yang terlintas dalam benak ini adalah menanti adanya terang agar bisa memudarkan suasana hitam tak bercahaya. Bukankah manusia takkan bisa hidup dalam kegelapan tanpa melihat adanya titik terang saat mereka memandang, itulah mengapa ketika gelap datang aku meyakini jika akan adanya titik sinar terang.
     Setiap kali aku merasa sedih itulah satu alasan yang menguatkan aku akan terbitnya kebahagiaan. Karena itu sedih adalah cara aku untuk membuka pintu bahagia yang terkunci oleh rintangan, bukankah dengan menghadapinya membuat aku semakin kuat akan rintangan tuhan yang diberikan, itulah mengapa aku meyakini rasa sedih akan mengantarkan aku pada pintu kebahagiaan.
     Setiap kali aku merasa rindu, satu alasan yang selalu mengajarkan aku akan suasana menunggu. Untuk saling bertemu dalam satu waktu antara aku dan kamu, akan saling melempar senyum tawa dengan tatapan penuh rasa manja, tanpa rindu mungkin takkan pernah aku merasakan indahnya menanti waktu untuk berbagi, dan tanpa rindu pun mungkin aku takkan merasakan arti perjumpaan yang mempertemukan sepasang dua bola mata dengan tatapan penuh rasa cinta.
     Semua ini berbeda dengan rasa yang mungkin tidak ada alasan aku untuk mengutarakan kedatangannya, terbenam dalam dua hati yang saling menyuka bermuara pada dua insan yang berbeda. cinta, itulah dia yang memabukan setiap manusia dalam rasa suka tanpa alasan kedatangannya, hanya saja cinta memberikan aku satu arti akan penyatuan dua hati insan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar