Selasa, 31 Desember 2013

Semesta menua

Lelah menempuh jarak dunia
Terbentang luas hingga utara
Alam yang indah memanjakan mata
Sang penghuni manusia yang merusaknya

     Fana begitulah dunia
     Indah hanyalah sementara
     Bermula dan pasti sirna 
     Waktu yang menandainya

Hai alam semesta
Sungguh tua umurnya
Terbentuk dan memiliki massa
Semua memang hanyalah persinggahan sementara

Puitis memang aku menggambarkan semesta, yang akan habis terkikis oleh ulah penghuninya. Persinggahan ini hanyalah sementara, yang memiliki batas massa berakhirnya. Sayang memang semesta menua begitu saja, hanya menunggu batas waktu untuk sirna, yang ditentukan oleh sang pencipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar