Rabu, 01 Januari 2014

Penikmat pilihan

Pilihan itulah namanya
Manusia selalu memiliki pilihan
Baik maupun buruk mereka tentukan
Semua keputusan menentukan jalan

Hitam pekat, mengandung candu, paling enak saat dingin, diminum selagi hangat, itulah ciri khas dia minuman bernama kopi, yang mungkin menjadi minuman pokok semua kalangan, kaya, miskin, tua, muda, pria, dan wanita. Karena memang kopi sangat terjangkau harganya, tak penting apa merk nya, yang terpenting itu rasa yang dihasilkannya, sama halnya setiap orang memiliki pendapat berbeda akan selera, itulah pendapat mereka akan minuman yang satu ini, yaitu kopi. Aku ingat kiasan mengenai kopi saat menonton film Milli & Nathan, kata yang terlontar ketika Milli mengartikan kesamaan cinta dengan kopi kepada Nathan, "Cinta itu seperti kopi panas. Paling enak ya diminum saat panas. Tapi resikonya jadi cepat habis. Biar nggak cepat habis ya diminumnya pelan-pelan. Tapi resikonya jadi cepat dingin" , Kalau pun menurut aku tentang arti kopi, aku akan samakan dengan makna kehidupan, "Hidup itu sama seperti rasa kopi, seseorang bisa memilih pahit dan manis, semua itu tergantung selera mereka, mau pahit maupun manis itulah pilihan, setiap orang harus siap akan resiko pilihannya". Kopi memang memiliki arti mendalam bagi si penikmatnya, termasuk aku, minuman yang satu ini selalu mengajarkan aku menentukan pilihan akan rasa manis maupun pahit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar