Hujan ini terasa lebih deras
Langit kembali menangis
Senja seakan telah terkikis
Oleh air yang tak pernah habis
Sore ini aku tuliskan
Akan suasana langit yang kembali menangis
Dengan tetesan air yang tak pernah habis
Senja mungkin boleh habis terkikis
Tapi tak begitu akan keindahan yang tak pernah sirna
Dari sisi langit sebagai atap dan bumi sebagai alasnya
Memang tak terkira untuk aku melukiskan keindahan semesta
Begitu banyak alam ini memanjakan mata
Aku hanya sang penghuni yang selalu menikmati
Tanpa tahu apa yang telah aku beri
Selama aku hidup sampai menunggu mati
Aku sang penghuni mensyukuri berkah langit dan bumi
Aku sang penghuni takkan bisa berbalas dengan materi
Aku sang penghuni hanya menjaga sampai bertemu ajal nanti
Wahai sang pencipta begitu megah keindahan ini
Tak ada makhluk yang bisa menandingi
Akulah sang penghuni yang tak pernah berbalas budi
Tak terkira jika aku mengingkari semua nikmat bumi
Langit menanti perintah untuk berhenti
Hanya dari sang pencipta yang tak pernah mati kekal nan abadi
Senja mungkin takkan menguning seperti biasa
Lain waktu aku menunggu sinar yang merona
Sang surya selalu setia memancarkan sinarnya
Biarkan langit meneteskan berkah sore ini
Untuk aku dan alam semesta nikmati
Langit kembali menangis
Senja seakan telah terkikis
Oleh air yang tak pernah habis
Sore ini aku tuliskan
Akan suasana langit yang kembali menangis
Dengan tetesan air yang tak pernah habis
Senja mungkin boleh habis terkikis
Tapi tak begitu akan keindahan yang tak pernah sirna
Dari sisi langit sebagai atap dan bumi sebagai alasnya
Memang tak terkira untuk aku melukiskan keindahan semesta
Begitu banyak alam ini memanjakan mata
Aku hanya sang penghuni yang selalu menikmati
Tanpa tahu apa yang telah aku beri
Selama aku hidup sampai menunggu mati
Aku sang penghuni mensyukuri berkah langit dan bumi
Aku sang penghuni takkan bisa berbalas dengan materi
Aku sang penghuni hanya menjaga sampai bertemu ajal nanti
Wahai sang pencipta begitu megah keindahan ini
Tak ada makhluk yang bisa menandingi
Akulah sang penghuni yang tak pernah berbalas budi
Tak terkira jika aku mengingkari semua nikmat bumi
Langit menanti perintah untuk berhenti
Hanya dari sang pencipta yang tak pernah mati kekal nan abadi
Senja mungkin takkan menguning seperti biasa
Lain waktu aku menunggu sinar yang merona
Sang surya selalu setia memancarkan sinarnya
Biarkan langit meneteskan berkah sore ini
Untuk aku dan alam semesta nikmati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar